.
Hari Kamis, 14 April 2011, aku sama teman-teman sekelasku, pergi ke Metropolis Town Square. Kami ngumpul di depan sekolah. Setelah tepat jam 11 dan kami ber-10 kumpul semua (Aku, Debby, Dita, Rima, Nadya, Fadilah, Ronald, Amel, Sekar, Kartini), kami berangkat menggunakan angkot kesana. Dan ketika sampai.... jengjeng.... RUMAH HANTUNYA MASIH TUTUP! BUKANYA JAM 3, BOY!
Beberapa dari kami mengeluh dan membujuk untuk pulang dahulu. Namun, beberapa (termasuk aku) mencegah orang-orang itu pergi, dan akhirnya malah pada bete....
.
Ketika sedang pada bete-betean, aku dan Dita malah ngacir ke Naughty. Eh, yang lain pada ikut. Hahaha! Di Naughty pada gak beli apa-apa. Liat doang. Alasannya? Mahal.
Setelah bosan di Naughty, beberapa (cewek-cewek aja) memutuskan masuk ke Hypermart untuk beli makanan karena baru makan pagi 3 suap. Whoa.
Sebenernya aku belum makan juga, sih. Tapi kasian beli makanan nanti yang lain ngiler....
Naiklah kami ke Bioskop.
Nah, kebetulan, dibioskop lagi ada patung kuntilanak dari film "Kuntilanak Keramas". Momen bagus, berfoto-fotolah kami. Ini salah satu fotonya,

keterangan: (kiri tengah) Fadhilah, (yang dikursi roda) Debby.
(kiri atas, deket kuntilanak dan seterusnya) Dita, (jilbab pink) Rima, (yang kejepit) Amel, (baju merah-hitam) Sekar.
(jongkok) Kartini.
Sayangnya saya, Ronald, sama Nadya gak ikut foto, tapi yang fotoin. hiks....
Setelah itu, Kami memutuskan untuk ke Timezone.
Di Timezone, dengan tak disangka-sangakanya, malah jadi ajang 'siapa yang ngambil tiket terbanyak dia itu awesome'. Wakakak!
Debby, anak teraktif(?) disitu jadi pemenangnya. Adek asuh gue! hoho! kakak bangga, dek! (??)
Oh ya, maksud ngambil disini itu bukan main terus ambil tiketnya, ya. Tapi, ngambil. Bener-bener ngambil.
Satu-satunya lelaki disitu, Ronald, berhasil memasukkan tangannya ke mesin yang ada tiket banyak yang diraup (?) pakai kayak jangkar itu lho. Walaupun dia agak gemuk--AMPUN BANG AMPUN!--tapi tangannya berhasil masuk mesinnya, boy! Awesome! o.O
Dari hasil tiket-tiket tadi, kami tukar dengan wafer Better dan permen. Maklum, boy. walau tiket dapet banyak, tapi orangnya juga banyak......
.
Kami beli eskrim dulu buat nunggu Rumah Hantunya buka. Liat jam... 14:08. Yah...
Nunggulah kami berjam-jam. Ronald ngeluh terus sampai-sampai ngajak pergi ke danau dan gak usah ke rumah hantu. Sampai eskrim tumpah, bolak-balik beli minum, bolak-balik ke kamar mandi, dan 2 orang datang lagi. Khoqoh dan Dicky.
"Untung kita dateng jam segini, ya....." Berkatalah si Khoqoh itu.
"Ye, kan gue udah bilang ni rumah hantu bukanya jam tiga!" Bales Dicky dengan cemprengnya.
"Hah? Kok gak ngasih tau?!" Protes si Rima.
"Gue udah ngasih tau, tapi gak ada yang dengerin....." Dicky dengan madesunya menjawab.
"Siapa yang ngusulin datengnya jam sebelas? Dasar!" Omel Debby.
"Gue! Kenapa? Gak seneng?!" Sambar Amel dengan keki. Oh....
"Udahlah. Udah terlanjur dateng ini," Kata si Ronald nengahin.
"Iyasih...."
Diam lah mereka.
Lalu mereka sibuk dengan urusan masing-masing. Si Debby denger lagu... Aku, Rima, Fadilah, Ronald ngobrol & ketawa-tawa sampe sakit perut.... sementara yang dimeja lain ngobrol dengan serunya.....
Tiba-tiba terhentilah aktifitas kami semua setelah mendengar suara aneh. Itu suara... RUMAH HANTUNYA UDAH BUKAAAA!
"Woi! Siapa aja yang mau masuk? nih gue pasang-pasangin!" Ujar si Khoqoh. Oh iye, lupa jelasin hehe. Masuk Rumah Hantu Bungur ini satu orangnya RP. 20.000, kalau dua orang 20.000. Jadi jumlahnya harus genap.
Aku masuk bareng kakak 4 kakak kelas dan Ronald. Yang lain gak setia kawan ninggalin yak....
Rombongan pertama (Amel, Sekar, Dita, Debby, Kartini, Nadya, Khoqoh, Dicky) masuk. Dan dengan dewanya mereka keluar cuma dengan beberapa menit. 2 MENIT ADA KALI....
Mari kita skip bagian ngantri gak awesome ini.
Nah, giliran rombongan kedua (4 kakak kelas, Aku, Ronald) masuk. Dan whuuussshh~ Aku gak liat apa-apa. Maklum lepas kacamata, buta......
Nggakdeng, aku masih bisa lihat. AKu ngeliat kuntilanak sama pocong aja. Yang lain gak liat. Lho, kok bisa? Nunduk sih......
Mungkin kami adalah rombongan terlama yang keluar. Yaiyalah, ada suara hantu kok dihayatin dulu, jah.....
Setelah keluar, aku baru sadar aku paling belakang. PADAHAL TADI PAS MASUK GUE ITU BARISAN KETIGA!!! *ngamuk*
Yasudahlah, udah berlalu.
Diluar, jantung masih bergetar parah. kaki masih lemes. tangan sakit. kerudung berantakan. Oh, persetan dengan setan yang tadi narik kerudungku.....
Inilagi. Rasanya mau ngamuk ngeliat mangkuk bekas bakso Rima & Fadilah yang gak masuk rumah hantu. TADI GUE AJAKIN MAKAN GAK MAU! GILIRAN GUE MASUK MALAH MESEN BAKSO!
Ahem.
Dan rasanya mau ketawa pas liat sendal Khoqoh sama Amel putus. Lagian pake sendal. kan udah dibilangin pake sepatuuu щ(ºДºщ)
Dan kami pun pulang setelah nganter Amel beli sendal. Rombongan cewek sama cowok pisah. Ah, senang sekali rasanya....
Pengen kesitu lagi, tapi males. Males ya, bukan takut.

Dita juga cerita, pas kakinya ketusuk kayak jerami gitu dibagian kebun, dia ngehentakkin kakinya terus ada yang ngomong 'Aduh!'
Kagetlah Dita.
Pas ditanya-tanya ketika udah diluar, rombongannya dia gak ada yang ngomong aduh. Berarti..........
SETANNYA YANG KETENDANG! HAHAHA!
Oke, gaje. Sekian.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar