Entah kenapa lagi gak semangat nulis blog walau pengen banget keluarin unek-unek. Haaaa, mungkin ini karena kegantengan Orihara Izaya & Kida Masaomi dari anime Durarara!! karya Ryohgo Narita yang bikin kesem-sem dan membuat saya mengalihkan perhatian dari Antonio Fernandez Carriedo & Arthur Kirkland dari anime Axis Power - Hetalia karya bang Hidekaz Himaruya.
Ok, gue OOT alias OUT OF TOPIC.
-------------------------------------------------------------------------------------
#np Trust Me - Yuuya Matsushita. Ganyambung.
-------------------------------------------------------------------------------------
Kembali ke yang mau dibicarakan, saat gue dan sahabat-sahabat
Sahabat gue YANG PALING DEKET SAMA GUE itu bilang, "Eh, Fen, masa bokap gue nyuruh gue ngejauhin lo!"
Dengan raut muka serius pula, bercampur gak enak juga, sih. Mungkin dia kelepasan ngomong.
Dan dengan nistanya dan terbata-bata dengan wajah horror gue cuma jawab, "A-ahahaha, gitu, ya? Ahahah, gapapa, kok!"

kok picture-nya gini....
Dan sebenernya dalam hati gue sedih banget.
Banget.
Rasanya kayak baru saja terkena vending machine lemparan Heiwajima Shizuo.
Dan sahabat gue yang satunya, juga dengan nistanya, malah ketawa. Hiks.
Dan omong-omong, kenapa gue demen banget nge-bold-in kalimat, terutama nama-nama cowok-cowok ganteng itu, ya? Halah, biarin.
Dan setelah pulang, gue pundung, terus lari buat nangis dibawah shower. Gapenting abis.
Dan pada akhirnya, sampe sekarang gue mutusin buat ngejauhin sahabat deket dan yang paling ngertiin gue itu. Nyesek, tapi coba gue lawan. Gue heran aja sama bokapnya sahabat gue itu, bokapnya kalo didepan gue baik dan humoris banget, tapi tenyata gak dibelakang gue. Gue salah apa sama keluarganya, coba....
Dan -lagi- gue masih bingung keputusan gue buat ngejauhin sahabat gue (malah seluruh temen-temen SD gue coba jauhin) itu bener atau gak. Gue masih galau. Apalagi ngeliat mereka ngirim pesan ke gue tapi gue abaikan. Kejam, emang. Tapi gue gak mau sakit hati lagi.
Bahkan sahabat pun bisa bikin sakit hati yang lebih sakit dibanding diputusin/diduain pacar. Ironis.
Gue berharap masalah ini bisa diatasi, tapi gue gak tau gimana caranya. Mau bilang langsung, ntar dikira gak sopan. Mau minta saran sahabat gue yang satunya, pasti dia juga bingung. Haduh.
Pesan gue kalau yang bersangkutan baca post ini, gue bener-bener minta maaf ke lo kalau gue udah salah. But, it's me. Plis terima gue apa adanya. Gue udah tau jalan hidup gue, dan kalau misalnya orang tua lo gak seneng sama kehidupan gue, it's fine. I better alone.
Maaf juga kalau kesannya gue nyolot, gue bener-bener minta maaf dari lubuk hati yang terdalam.
Maaf galau. Post-an gue selalu galau, kayaknya.....
Thanks for read :)











